Hari Raya Idul Fitri telah berlalu. Berharap 11 bulan yang akan datang hati kita tetap senantiasa FITRI. AMIN. Bagi yang mudik dan mau kembali, penulis mengucapkan selamat dalam perjalanan pulang.
Melanjuti duskusi minggu lalu, kini akan dibahas point 4 dari Analisa Kekuatan Skenario Film Perjalanan Kenangan. Selamat Membaca, dan ditunggu komentnya.
Salam,
Penulis
4. Penggunaan kereta api dalam kisah ini bukan hanya sebagai alat transportasi melainkan juga sebagai simbol dalam jalinan kisah tersebut.
Kereta api di Buku Skenario Film Perjalanan Kenangan mempunyai empat fungsi:
1. Alat transportasi utama bagi para tokoh. Sebab dalam perjalanan kereta api itulah kisah Perjalanan Kenangan berawal, berjalan dan berakhir. Dalam kelamnya malam. Dalam derasnya hujan. Para tokoh terkenang akan masa lalu mereka tanpa membicarakannya. Itulah mengapa skenario ini diberi judul: PERJALANAN KENANGAN.
2. Rangkaian simbolis dalam jalinan kisah tersebut. Seperti disebutkan, kereta api mempunyai pesan simbolis yang hendak disampaikan. Ambil contoh penggunaan symbol kereta api dalam opening title sequence, seperti berikut ini.
SC.02. EXT. JALAN RAYA – LINTASAN KERETA – MALAM.
Beberapa CUT TO ruas jalan macet, di antara gedung pencakar langit.
INSERT:
Kereta melaju di bawah jembatan layang yang dipadati kendaraan.
CUT TO:
Padakah teman2 dapat mengira, apa sih, yang ingin disampaikan dalam scene ini?
Mungkin ada yang bertanya, mengapa harus ada shot tentang kereta api yang melaju di bawah jembatan layang, di antara padatnya kendaraan? Atau, kenapa tidak dipilih tempat lain untuk scene ini, misalnya stasiun? Ini kan, scene awal!
Jawaban:
Kereta api melaju di bawah jembatan layang, bisa disimbolkan situasi tokoh dalam kondisi tertekan, di antara padatnya kendaraan, menyimbolkan hiruk-pikuk kehidupan yang berjalan tidak sesuai dengan harmoni.
Kehidupan sendiri adalah rangkaian kehidupan, jauh sebelum kita.
Kita ada berkat orangtua kita. Orangtua kita ada karena nenek-kakek. Nenek-kakek karena ada nenek moyang, dan seterusnya hingga akhirnya sampailah pada titik awal. Yaitu penciptaan Adam dan Hawa. Inilah symbol dari jembatan layang. Penghubung antara masa lalu, masa kini dan masa depan.
Jadi kehidupan kita, sudah jauh dari yang kita kira sebelumnya. Jauh dari stasiun. Dan kita masih dalam perjalanan. Begitu pun apa yang terjadi di masa lalu, di masa kini dan di masa depan. Akan saling terkait seperti rel kereta, yang tidak bisa terpisahkan.
Simbolisasi ini tidak bisa divisualisasikan dengan baik bila alat transportasinya menggunakan moda transportasi lain, seperti kapal, pesawat, mobil atau motor, terlebih becak! Iya ‘kan?
Dalam buku Skenario Film Perjalanan Kenangan, masih ada beberapa symbol lain yang menggunakan kereta api sebagai symbol visualnya. Bisakah teman2 coba jelaskan?
Kamis, 24 September 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar